Bisa Kipas Keringat Pakai Duit! Gaji Pokok PNS Disebut Bakal Naik Tahun 2023,

Radarandalasnews.com- Gaji pokok PNS disebut bakal naik tahun 2023 mendatang.

Kabar bahagia kembali datang dari PNS yang disebut bakal menerima kenaikan gaji pokok tahun depan.

Yap, kabar soal gaji pokok PNS yang bakal naik tahun 2023 mendatang bak kabar angin segar bagi para abdi negara.

Isu soal gaji pokok PNS yang naik tahun 2023 mendatang pertama kali muncul setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ada kenaikan anggaran belanja pegawai tahun depan.

Tentunya anggaran tersebut jumlahnya akan lebih besar dibandingkan tahun ini nih, Stylovers!

Seperti yang dilansir Stylo Indonesia dari GridFame.ID, kabar kenaikan gaji Aparatur Negara (ASN) terutama PNS memang tidak dijelaskan secara eksplisit.

Namun kabarnya pemerintah telah menyiapkan belanja pegawai 2023 sekaligus mengantisipasi adanya perubahan sistem gaji dan pensiunan PNS dengan memperhatikan kemampuan fiskal pemerintah.

Pemerintah juga telah melanjutkan implementasi untuk mewujudkan birokrasi dan layanan publik yang lebih berkualitas professional dan berintegritas.

Hal ini juga demi mendukung adaptasi pola kerja baru PNS yang dinilai lebih efektif dan efisien.

Kebijakan penerapan kerja PNS ke depan rencananya akan menganut sistem Work From Anywhere (WFA).

Reformasi ini akan berimbas pada perubahan belanja barang dan belanja pegawai, di mana pos-pos mengalami kenaikan pada 2023.

Sementara itu kenaikan gaji PNS tahun 2023 mencuat setelah Sri Mulyani menyebut ada kenaikan anggaran belanja pegawai tahun depan.

Menurutnya belanja barang pada tahun 2023 akan dipatok Rp62.2 triliun atau jika dihitung naik 7.7 persen daripada tahun ini.

Begitupun dengan anggaran tahun depan kabarnya juga akan lebih besar yakni Rp52 triliun.

“Melalui alokasi anggaran yang baik untuk belanja pegawai, termasuk dalam hal ini memberikan reward dan punishment,” bebernya dalam raker dengan DPR dikutip dari Serambi News.

Di tahun 2023 harapannya para abdi negara dapat melayani melalui publik digital, sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-office), makanisme reward dan punishment right sizing organisasi dan pemerintahan serta perumusan design reformasi pensiun.

Sasarannya agar pelayanan publik harus terus semakin baik.

“ASN makin professional, kompeten dan berintegriras serta birokrasi yang lincah, efisien dan efektif,” terangnya. (*)

96 Kali Dibaca :

Related posts

Leave a Comment